Analisis Struktur Baja Untuk Proyek Gudang Le-Tigre di Kaledonia Baru(sebagian)
video
Analisis Struktur Baja Untuk Proyek Gudang Le-Tigre di Kaledonia Baru(sebagian)

Analisis Struktur Baja Untuk Proyek Gudang Le-Tigre di Kaledonia Baru(sebagian)

Perangkat lunak 3D3S, perangkat lunak analisis dan desain struktural profesional untuk struktur baja, diadopsi untuk melakukan analisis gaya komprehensif pada proyek struktur baja 3 lantai di Kaledonia Baru, memastikan rasionalitas, keamanan, dan stabilitas desain struktural

perkenalan produk

Analisis Gaya Struktur Baja dengan Software 3D3S (untuk Proyek Struktur Baja 3 Lantai di Kaledonia Baru)

Perangkat lunak 3D3S, perangkat lunak analisis dan desain struktur profesional untuk struktur baja, digunakan untuk melakukan analisis gaya komprehensif pada proyek struktur baja 3-lantai di Kaledonia Baru, memastikan rasionalitas, keamanan, dan stabilitas desain struktur. Dikombinasikan dengan kondisi kerja aktual proyek dan kendala lingkungan, perangkat lunak ini menyelesaikan penghitungan dan verifikasi kekuatan seluruh proses, memberikan dukungan teknis yang andal untuk desain dan konstruksi proyek.

Proses analisis gaya dan konten utama berdasarkan perangkat lunak 3D3S adalah sebagai berikut: Pertama, buat model-tiga dimensi struktur baja 3-lantai dalam perangkat lunak, dengan memasukkan parameter struktur secara akurat seperti bagian komponen struktur, bentuk sambungan, dan sifat material (konsisten dengan mutu dan spesifikasi baja aktual proyek). Kemudian, masukkan semua beban yang relevan ke dalam model, termasuk beban mati (berat sendiri komponen baja, pelat lantai, dan beban permanen lainnya), beban hidup (beban penggunaan lantai, beban personel dan peralatan), beban angin, dan beban seismik yang sesuai dengan lokasi geografis Kaledonia Baru, sehingga dapat mensimulasikan keadaan gaya aktual struktur secara komprehensif.

Selama analisis, perangkat lunak melakukan perhitungan elemen hingga pada setiap komponen baja (kolom, balok, purlin, dll.) dan titik sambungan, dengan fokus pada pemeriksaan gaya aksial, gaya geser, momen lentur dan defleksi komponen struktur, serta daya dukung dan stabilitas titik-titik tersebut. Untuk bagian tegangan utama pada struktur 3 lantai (seperti sambungan antara lantai, bagian bawah kolom, dan bagian yang menahan beban terkonsentrasi), perangkat lunak melakukan analisis tegangan lokal untuk menghindari deformasi lokal atau kerusakan yang disebabkan oleh tegangan berlebihan.

Selain itu, perangkat lunak 3D3S dapat mensimulasikan respons dinamis struktur di bawah beban seismik dan angin kencang, memverifikasi apakah kekakuan dan keuletan struktur memenuhi persyaratan desain, dan mengoptimalkan ukuran bagian dan bentuk sambungan komponen sesuai dengan hasil analisis, sehingga mencapai keseimbangan antara keamanan struktur dan efisiensi ekonomi. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek struktur baja 3-lantai di Kaledonia Baru memenuhi standar desain yang relevan dan dapat dengan aman memikul berbagai beban desain, sehingga memastikan pengoperasian proyek yang stabil dalam jangka panjang.

 

1 Kode Desain

"Kode Desain Struktur Baja" (GB50017-2003)

"Spesifikasi Beban Struktural Bangunan" (GB50009-2012)

"Kode Desain Bangunan Seismik" (GB50011-2010)

"Kode Desain Pondasi Bangunan" (GB50007-2011)

"Kode Pengelasan Baja" (GB50661-2011)

"Spesifikasi Teknis Penyambung Baut Baja" (JGJ82-2011)

2 Model Perhitungan

Structure calculation1

Model Perhitungan (Lingkaran Menunjukkan Pengekangan)

3 Beban dan Kombinasi

Faktor Pentingnya Struktural: 1,00

3.1 Beban Node

3.2 Beban Elemen

1) Nomor Kasus: 0

*Beban Permukaan:

TIDAK.

Jenis Beban

Modus Distribusi

Faktor Bentuk

Nilai Beban

(Referensi Tekanan Angin )

kN/m2

1

Beban Mati

Elem-satu arah

--

4.00

2

Beban Mati

Elem-satu arah

--

0.40

Diagram Beban Permukaan:

Structure calculation2

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 1 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

Structure calculation3

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 2 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

2) Nomor Kasus: 1

*Beban Permukaan:

TIDAK.

Jenis Beban

Modus Distribusi

Faktor Bentuk

Nilai Beban

(Referensi Tekanan Angin )

kN/m2

1

Beban Langsung

Elem-satu arah

--

10.00

2

Beban Langsung

Elem-satu arah

--

0.30

Diagram Beban Permukaan:

Structure calculation4

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 1 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

Structure calculation5

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 2 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

3) Nomor Kasus: 2

*Beban Permukaan:

TIDAK.

Jenis Beban

Modus Distribusi

Faktor Bentuk

Nilai Beban

(Referensi Tekanan Angin )

kN/m2

1

Beban Angin

Elem-satu arah

0.80

2.55

2

Beban Angin

Elem-satu arah

-0.50

2.55

3

Beban Angin

Elem-satu arah

-0.70

2.55

4

Beban Angin

Elem-satu arah

-0.60

2.55

5

Beban Angin

Elem-satu arah

-0.50

2.55

Diagram Beban Permukaan:

Structure calculation6

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 1 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

Structure calculation7

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 2 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

Structure calculation7-1

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 3 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

Structure calculation8-1

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 4 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

Structure calculation8

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 5 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

4) Nomor Kasus: 3

*Beban Permukaan:

TIDAK.

Jenis Beban

Modus Distribusi

Faktor Bentuk

Nilai Beban

(Referensi Tekanan Angin )

kN/m2

1

Beban Angin

Elem-satu arah

0.80

2.55

2

Beban Angin

Elem-satu arah

-0.50

2.55

3

Beban Angin

Elem-satu arah

-0.70

2.55

Diagram Beban Permukaan:

Structure calculation9

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 1 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

Structure calculation10-1

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 2 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

Structure calculation10

Diagram Distribusi No Beban Permukaan. 3 (Elemen garis padat yang memuat beban ditugaskan ke )

4.1.2 Gaya Amplop

 

Structure calculation16

Tampilan Warna dengan Gaya Aksial Maksimal N (kN);

Gaya Aksial Maksimal N dari 10 Elemen (Satuan: m,kN,kN.m)

TIDAK.

elemen

Nomor Kombo.

Nomor Kombo.

Lokasi

N

Q2

Q3

M

M2

M3

1

122

3

1

0.000

50.9

53.9

-0.0

0.0

0.0

47.1

2

125

3

1

0.000

45.3

66.3

0.1

0.0

-0.2

69.6

3

118

3

1

0.000

45.3

66.4

0.0

-0.0

-0.0

69.8

4

128

3

1

0.000

40.9

-4.1

0.0

-0.0

-0.2

-6.4

5

695

3

1

0.000

37.3

-4.3

-0.0

-0.0

0.0

-8.5

6

468

6

4

1.704

31.3

-46.2

-0.0

-0.0

-0.0

0.0

7

733

6

4

1.663

30.1

-35.9

-0.0

0.0

0.0

0.0

8

90

3

1

0.000

27.2

-96.3

-0.1

0.0

0.2

-124.3

9

89

3

1

0.000

27.2

123.1

0.2

0.0

-0.3

129.8

10

694

3

1

0.000

25.7

0.7

-0.0

-0.0

0.0

5.1

 

Structure calculation17

Tampilan Warna dengan Gaya Aksial Minimal N (kN);

Gaya Aksial Minimal N dari 10 Elemen (Satuan: m,kN,kN.m)

TIDAK.

elemen

Nomor Kombo.

Nomor Kombo.

Lokasi

N

Q2

Q3

M

M2

M3

1

396

3

1

3.550

-1091.9

-0.1

0.3

-0.0

0.6

0.2

2

480

3

1

3.550

-1081.1

-0.8

4.6

0.0

5.3

1.3

3

383

3

1

0.000

-1053.7

-0.5

0.8

-0.0

-1.5

0.0

4

392

3

1

0.000

-1035.5

1.3

0.6

-0.0

-0.9

1.1

5

476

3

1

0.000

-1028.6

1.7

4.3

-0.0

-5.0

1.7

6

413

3

1

3.550

-1028.1

0.0

-1.9

-0.0

-2.1

-0.1

7

469

3

1

0.000

-1019.9

-0.5

4.1

-0.0

-4.8

0.1

8

390

3

1

0.000

-1019.3

-0.6

0.6

0.0

-0.9

-0.9

9

385

3

1

0.000

-1017.4

0.6

0.6

-0.0

-1.1

1.0

10

474

3

1

0.000

-1012.6

-0.2

4.0

0.0

-4.7

-0.2

 

Structure calculation18

Tampilan Warna berdasarkan Momen Bending Maksimal M2 (kN.m);

Momen Lentur Maksimal M2 dari 10 Elemen (Satuan: m,kN,kN.m)

TIDAK.

elemen

Nomor Kombo.

Nomor Kombo.

Lokasi

N

Q2

Q3

M

M2

M3

1

493

3

1

0.000

-269.8

-2.9

-40.9

-0.0

70.0

-4.3

2

484

3

1

0.000

-274.8

-2.1

-40.9

-0.0

68.6

0.7

3

491

3

1

0.000

-270.1

-1.2

-39.6

0.0

68.1

-2.8

4

486

3

1

0.000

-271.0

-0.6

-39.5

-0.0

68.1

-2.5

5

496

3

1

0.000

-274.2

2.8

-35.4

-0.0

56.6

6.8

6

375

3

1

3.200

-242.4

-2.7

29.7

-0.0

44.5

4.4

7

366

3

1

3.200

-228.7

-0.4

29.5

0.0

44.4

-2.0

8

368

3

1

3.200

-243.2

0.2

28.8

-0.0

42.9

-0.3

9

373

3

1

3.200

-241.2

-0.5

28.8

0.0

42.9

0.5

10

378

3

1

3.200

-243.1

0.0

26.9

0.0

42.0

-0.1

 

Structure calculationV0831pdf01

Tampilan Warna berdasarkan Momen Bending Minimal M2 (kN.m);

Momen Lentur Minimal M2 dari 10 Elemen (Satuan: m,kN,kN.m)

TIDAK.

elemen

Nomor Kombo.

Nomor Kombo.

Lokasi

N

Q2

Q3

M

M2

M3

1

484

3

1

3.200

-277.4

-2.1

-40.9

-0.0

-62.4

7.3

2

493

3

1

3.200

-272.4

-2.9

-40.9

-0.0

-60.8

4.9

3

491

3

1

3.200

-272.7

-1.2

-39.6

0.0

-58.5

1.2

4

486

3

1

3.200

-273.6

-0.6

-39.5

-0.0

-58.5

-0.5

5

496

3

1

3.200

-276.7

2.8

-35.4

-0.0

-56.6

-2.2

6

375

3

1

0.000

-239.8

-2.7

29.7

-0.0

-50.5

-4.3

7

366

3

1

0.000

-226.1

-0.4

29.5

0.0

-49.9

-3.3

8

368

3

1

0.000

-240.7

0.2

28.8

-0.0

-49.2

0.3

9

373

3

1

0.000

-238.6

-0.5

28.8

0.0

-49.2

-1.1

10

378

3

1

0.000

-240.5

0.0

26.9

0.0

-44.0

-0.1

 

Structure calculationV0831pdf02

Tampilan Warna berdasarkan Momen Bending Maksimal M3 (kN.m);

Momen Lentur Maksimal M3 dari 10 Elemen (Satuan: m,kN,kN.m)

TIDAK.

elemen

Nomor Kombo.

Nomor Kombo.

Lokasi

N

Q2

Q3

M

M2

M3

1

66

3

1

0.000

-38.9

148.5

0.0

0.0

-0.0

158.2

2

38

3

1

0.000

-38.9

145.4

0.0

0.0

-0.0

156.8

3

167

3

1

0.000

25.1

144.1

-0.0

0.0

0.0

154.7

4

45

3

1

0.000

-37.4

145.2

-0.0

0.0

0.1

154.7

5

59

3

1

0.000

-37.4

145.1

0.0

-0.0

-0.1

154.6

6

153

3

1

0.000

18.8

144.4

-0.0

-0.0

0.0

154.4

7

175

3

1

5.800

-0.9

-146.3

0.0

-0.0

0.1

151.1

8

176

3

1

0.000

-1.5

134.8

0.0

0.0

-0.1

151.1

9

536

3

1

0.000

1.7

145.2

0.3

0.0

-0.3

151.0

10

52

3

1

0.000

-25.9

140.5

0.0

0.0

-0.0

148.2

 

Structure calculationV0831pdf03

Tampilan Berwarna berdasarkan Momen Bending Minimal M3 (kN.m);

Momen Lentur Minimal M3 dari 10 Elemen (Satuan: m,kN,kN.m)

TIDAK.

elemen

Nomor Kombo.

Nomor Kombo.

Lokasi

N

Q2

Q3

M

M2

M3

1

174

3

1

3.250

-1.1

-0.0

0.0

0.0

0.0

-219.0

2

630

3

1

3.250

0.9

-0.0

0.0

0.0

-0.0

-219.0

3

181

3

1

3.250

-1.1

-0.0

0.0

-0.0

0.0

-219.0

4

188

3

1

3.250

-2.2

-0.0

0.0

-0.0

0.0

-214.1

5

195

3

1

3.250

-1.9

-0.0

0.0

-0.0

0.0

-214.1

6

616

3

1

3.250

1.3

-0.0

-0.0

-0.0

0.0

-214.1

7

209

3

1

3.250

-2.2

-0.0

0.0

-0.0

0.0

-214.1

8

602

3

1

3.250

1.1

-0.0

-0.0

0.0

-0.0

-214.1

9

623

3

1

3.250

1.4

-0.0

0.0

-0.0

-0.0

-214.1

10

609

3

1

3.250

1.3

-0.0

-0.0

0.0

0.0

-214.1

4.2 Perpindahan

4.2.1 Perpindahan Kombinasi

 

Structure calculationV0831pdf04

Kombo 1: Uz(mm)

 

Structure calculationV0831pdf05

Kombo 2: Uz(mm)

 

Structure calculationV0831pdf06

Kombo 3: Uz(mm)

 

Structure calculationV0831pdf07

Kombo 4: Uz(mm)

 

Structure calculationV0831pdf08

Kombo 5: Uz(mm)

 

Structure calculationV0831pdf09

Kombo 6(1): Uz(mm)

 

Structure calculationV0831pdf10

Kombo 6(2): Uz(mm)

 

Structure calculationV0831pdf11

Kombo 6(3): Uz(mm)

 

Structure calculationV0831pdf12

Kombo 6(4): Uz(mm)

5 Hasil Desain

Materi 2 :

Q235: Modulus Muda: 2.06*105T/mm2;Rasio Poisson: 0,30;Koefisien Ekspansi: 1,20*10-5;Kepadatan: 7850kg/m3.

Q345: Modulus Muda: 2.06*105T/mm2;Rasio Poisson: 0,30;Koefisien Ekspansi: 1,20*10-5;Kepadatan: 7850kg/m3.

5.1 Grafik Hasil Desain

Rasio stres maksimal adalah 0,92.

Structure calculationV0831pdf23

Rasio Stres

 

Catatan:

Di atas hanya satu bagian kecil dari keseluruhan laporan.

Anda Mungkin Juga Menyukai

(0/10)

clearall